Return to site

Pembelajaran E-Learning Yang Menambah Minat Belajar

· e-Learning Indonesia

Sistem pembelajaran e-Learning memiliki kelemahan seperti halnya ketika mahasiswa mengikuti metode pembelajaran konvensional. Akan tetapi, pada metode pembelajaran e-Learning ini, mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk mengubah hal-hal membosankan dalam mengikuti pelajaran apabila dosen dapat menerapkan metode pembelajaran e-Learning yang disukai oleh mahasiswa. Pada artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips agar Anda dapat menjalankan e-Learning yang disukai oleh mahasiswa. Apa saja yang harus dilakukan, berikut daftarnya untuk Anda!

1. Tidak membuat konten yang terlalu panjang

Materi pelajaran yang Anda unggah pada sistem LMS jangan disamakan dengan materi yang sudah ada di dalam sebuah buku pelajaran. Ketika Anda menerapkan metode pembelajaran blended learning, pelajar akan mendapatkan materi yang diberikan secara langsung dengan menjadikan buku sebagai pedoman. Sedangkan e-Learning Anda jadikan untuk melengkapi apa yang ada pada buku namun fokus pada bagian-bagian yang penting. Sehingga kekurangan pada buku dapat ditutupi dengan konten e-Learning tersebut.

2. Sederhana dalam menyampaikan dan memberikan konten

Setiap konten yang Anda masukkan pada sistem LMS, harus tetap fokus pada kesederhanaan. Jika mahasiswa merasa semakin dipersulit, tentu e-Learning yang Anda jalankan menjadi tidak lagi menyenangkan. Menyederhanakan dalam memberikan materi dan penjelasan ini pun tidak harus dilakukan dengan mengurangi materi, hanya saja Anda dapat mempersingkat proses penyampaian materi tersebut.

3. Halaman yang mudah diakses

Ketika kecepatan internet menurun, mahasiswa masih dapat membuka sistem LMS, ini merupakan suatu kelebihan untuk sistem Anda. Ketika Anda mengunggah banyak video, sistem LMS pun tetap dapat diakses dengan cepat, ini juga merupakan hal positif untuk proses belajar mengajar e-Learning di lembaga pendidikan Anda. Dengan mempertahankan kecepatan sistem diakses dalam berbagai macam kondisi internet, maka mahasiswa akan semakin betah mengikuti sistem pembelajaran e-Learning yang ada di lembaga.

4. Jangan terlalu banyak task ujian

Ujian memang perlu dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dari mahasiswa terhadap mata pelajaran yang sudah diajarkan. Akan tetapi, Anda jangan pernah meminta mahasiswa untuk mengikuti ujian melalui e-Learning terlalu sering. Ini akan membuat para pelajar keberatan, jenuh atau bahkan semakin tidak menyukai mata pelajaran yang diikuti.

Itulah beberapa tips agar metode pembelajaran e-Learning di lembaga Anda disukai oleh mahasiswa. Jika Anda membutuhkan sistem LMS dengan kualitas yang terpercaya, silakan hubungi kami melalui email di hi@akubelajar.id.

Ilustrasi (c) Unsplash.com